Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur yang menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian dari Provinsi Jawa Timur
sekaligus kota terbesar di provinsi tersebut. Surabaya juga merupakan sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur,
Indonesia. Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Kota Jakarta. Kota ini terletak 800 km sebelah timur Jakarta,
atau 435 km sebelah barat laut Denpasar, Bali. Letak kota ini berada di pantai utara Pulau Jawa bagian timur yang berhadapan
dengan Selat Madura serta Laut Jawa.
Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur yang menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian dari Provinsi Jawa Timur
sekaligus kota terbesar di provinsi tersebut. Surabaya juga merupakan sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur,
Indonesia. Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Kota Jakarta. Kota ini terletak 800 km sebelah timur Jakarta,
atau 435 km sebelah barat laut Denpasar, Bali. Letak kota ini berada di pantai utara Pulau Jawa bagian timur yang berhadapan
dengan Selat Madura serta Laut Jawa.
Surabaya memiliki luas sekitar ±335,28 km², dan 2.972.801 jiwa penduduk pada tahun 2022.[7] Daerah megapolitan Surabaya yang
berpenduduk sekitar 10 juta jiwa, adalah kawasan metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek, berpenduduk
sekitar 10 juta jiwa, adalah kawasan metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek.
Surabaya memiliki luas sekitar ±335,28 km², dan 2.972.801 jiwa penduduk pada tahun 2022.[7] Daerah megapolitan Surabaya yang
berpenduduk sekitar 10 juta jiwa, adalah kawasan metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek, berpenduduk
sekitar 10 juta jiwa, adalah kawasan metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek.
Surabaya dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarah perjuangan Arek-Arek Suroboyo (Pemuda-pemuda Surabaya) dalam
mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari serangan penjajah. Surabaya juga sempat menjadi kota terbesar di Hindia
Belanda dan menjadi pusat niaga di Nusantara yang sejajar dengan Hong Kong dan Shanghai pada masanya.
Surabaya dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarah perjuangan Arek-Arek Suroboyo (Pemuda-pemuda Surabaya) dalam
mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari serangan penjajah. Surabaya juga sempat menjadi kota terbesar di Hindia
Belanda dan menjadi pusat niaga di Nusantara yang sejajar dengan Hong Kong dan Shanghai pada masanya.
Surabaya dikenal dengan sebutan Kota.
Surabaya dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarah perjuangan Arek-Arek Suroboyo (Pemuda-pemuda Surabaya) dalam
mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari serangan penjajah. Surabaya juga sempat menjadi kota terbesar di Hindia
Belanda dan menjadi pusat niaga di Nusantara yang sejajar dengan Hong Kong dan Shanghai pada masanya.
Surabaya dikenal dengan sebutan Kota.
Surabaya dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarah perjuangan Arek-Arek Suroboyo (Pemuda-pemuda Surabaya) dalam
mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari serangan penjajah. Surabaya juga sempat menjadi kota terbesar di Hindia
Belanda dan menjadi pusat niaga di Nusantara yang sejajar dengan Hong Kong dan Shanghai pada masanya.
Surabaya dikenal dengan sebutan Kota erbesar di Hindia
Belanda dan menjadi pusat niaga di Nusantara yang sejajar dengan Hong Kong dan Shanghai pada masanya.
Surabaya dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarah perjuangan Arek-Arek Suroboyo (Pemuda-pemuda Surabaya) dalam
mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari serangan penjajah. Surabaya juga sempat menjadi kota terbesar di Hindia
Belanda dan menjadi pusat niaga di Nusantara yang sejajar dengan Hong Kong dan Shanghai pada masanya.
Surabaya dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarah perjuangan Arek-Arek Suroboyo (Pemuda-pemuda Surabaya) dalam
mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari serangan penjajah. Surabaya juga sempat menjadi kota terbesar di Hindia
Belanda dan menjadi pusat niaga di Nusantara.
Surabaya dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarah perjuangan Arek-Arek Suroboyo (Pemuda-pemuda Surabaya) dalam
mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari serangan penjajah. Surabaya juga sempat menjadi kota terbesar di Hindia
Belanda dan menjadi pusat niaga di Nusantara yang yang sejajar dengan Hong Kong dan Shanghai pada masanya.